Ayam bakar dan goreng bumbu rempah, dibakar di atas arang sejak 2015

Warung Ayam Rempah Pesan Antar

Tentang

Dapur, orang-orang, dan resep di baliknya

Warung Kecil yang Tumbuh dari Satu Panggangan

Semua berawal 2015 dari teras rumah Bu Sri di Solo, dengan satu panggangan arang dan bangku plastik enam kursi. Tetangga jadi pelanggan pertama, pelanggan jadi langganan, dan resep rendaman rempah tidak pernah diganti sejak hari pertama.

Sekarang dapur kami punya enam juru masak dan dua panggangan besar, tapi caranya masih sama: ayam direndam semalaman, ditumbuk rempahnya tiap pagi, dan dibakar pelan di atas bara jati.

Ayam bakar utuh di atas talenan kayu

Orang-orang Kami

yang Bikin Ayamnya Enak

Pak Darma, kepala dapur

Pak Darma

Kepala Dapur

Rina, pelayan meja

Rina

Kepala Pelayan

Bang Joko, pemilik

Bang Joko

Pemilik

Hidangan ayam bakar di atas meha

Cara Kami Bekerja

Standar yang Kami Pegang Tiap Hari

Datang Pagi, dari Kebun

Rempah dan lalapan diambil dari pasar dan kebun mitra sebelum warung buka.

Rendam Semalaman

Ayam paling sedikit 12 jam di bumbu sebelum boleh masuk panggangan.

Matang dari Bara, Bukan Microwave

Pemanas ulang tidak ada di dapur kami. Matang berarti baru dari panggangan.

Datang Cicip Sendiri

Meja paling enak yang dekat panggangan. Bisa dipesan untuk makan malam keluarga.

Pesan Tempat